Tips Jitu Melatih Anak Berpuasa berasal dari Sahabat Nabi

Puasa ialah ibadah kudu dilakukan terhadap bulan suci Ramadan. Puasa secara bahasa berarti menahan. Sedangkan secara syara’, puasa ialah menahan berasal dari segala suatu hal yang membatalkan puasa.

Banyak sekali hal-hal yang membatalkan puasa layaknya masuknya suatu hal ke dalam tubuh secara sengaja, berobat bersama dengan langkah memasukan obat atau benda ke qubul atau dubur, muntah bersama dengan sengaja.

Kemudian, berjima’ di siang hari bersama dengan sengaja, muncul air mani sebab bersentuhan kulit, haid atau nifas, gila dan murtad atau muncul berasal dari agama Islam.

Berpuasa sebagai ibadah dan anggota berasal dari latihan spaceman kesabaran juga kudu diperkenalkan kepada si kecil. Anak-anak kudu dilatih menekuni puasa Ramadhan, sesuai bersama dengan kemampuan.

Sebagian berasal dari kita pasti ada yang ‘memaksa’ anak supaya berpuasa. Namun, ternyata ada tips jitu melatih anak supaya si buah hati sanggup dan bahkan tertarik berpuasa.

Adapun perihal melatih anak untuk berpuasa supaya berhasil ada tips unik berasal dari para sobat Nabi SAW selanjutnya ini.

Membuatkan atau Memberikan Mainan Anak-anak

Menukil Muslim.or.id, ternyata telah ada semisal berasal dari para sobat di jaman silam untuk mendidik anak-anak mereka sampai sanggup berpuasa penuh sampai pas berbuka.

عَنِ الرُّبَيِّعِ بِنْتِ مُعَوِّذٍ قَالَتْ أَرْسَلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – غَدَاةَ عَاشُورَاءَ إِلَى قُرَى الأَنْصَارِ « مَنْ أَصْبَحَ مُفْطِرًا فَلْيُتِمَّ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ ، وَمَنْ أَصْبَحَ صَائِمًا فَلْيَصُمْ » . قَالَتْ فَكُنَّا نَصُومُهُ بَعْدُ ، وَنُصَوِّمُ صِبْيَانَنَا ، وَنَجْعَلُ لَهُمُ اللُّعْبَةَ مِنَ الْعِهْنِ ، فَإِذَا بَكَى أَحَدُهُمْ عَلَى الطَّعَامِ أَعْطَيْنَاهُ ذَاكَ ، حَتَّى يَكُونَ عِنْدَ الإِفْطَارِ
“Dari Ar Rubayyi’ binti Mu’awwidz, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengutus seseorang ke keliru satu suku Anshar di pagi hari Asyura.” Beliau bersabda, “Siapa yang di pagi hari dalam situasi tidak berpuasa, hendaklah ia berpuasa. Siapa yang di pagi harinya berpuasa, hendaklah berpuasa.” Ar Rubayyi’ mengatakan, “Kami berpuasa sesudah itu. Lalu anak-anak kita pun ikut berpuasa. Kami sengaja membuatkan mereka mainan berasal dari bulu. Jika keliru seorang berasal dari mereka menangis, merengek-rengek minta makan, kita memberi mainan padanya. Akhirnya pun mereka sanggup ikut berpuasa sampai pas berbuka.” (HR. Bukhari no. 1960 dan Muslim no. 1136)

Sunnah Mengajarkan Semenjak Kecil

Ibnu Batthol menyatakan bahwa para ulama sepakat, ibadah dan kewajiban barulah dikenakan dikala telah baligh (dewasa). Namun kebanyakan ulama telah menyunnahkan (menganjurkan) mendidik anak untuk berpuasa sejak kecil, begitu pula untuk ibadah lainnya. Hal ini untuk keberkahannya dan supaya memicu mereka miliki kebiasaan sejak kecil, supaya jadi ringan mereka jalankan dikala telah diwajibkan.

Al Muhallab berpandangan, hadits ini punya kandungan pelajaran bahwa siapa saja yang mengajak anak untuk jalankan ketaatan terhadap Allah, mengajak mereka untuk konsekuen dalam mobilisasi ibadah, mereka itu akan diberi pahala lantaran perihal itu. Kesulitan dikala mengharuskan mereka untuk jalankan layaknya itu tidak memicu mereka sulit.

Ibnul Mundzir berbicara bahwa para ulama berselisih pendapat dalam perihal kapan anak diperintah untuk berpuasa. Al Hasan Al Bashri, Ibnu Sirin, ‘Urwah, ‘Atho’, Az Zuhri, Qatadah, Imam Syafi’i berpandangan bahwa mereka diperintah puasa dikala mereka telah mampu. Al Auza’i punyai pandangan bahwa mereka dikenakan kewajiban puasa dikala mereka telah sanggup berpuasa tiga hari berturut-turut dan tidak mulai lemas dikala itu. (Syarh Al Bukhari li Ibni Batthol, 7: 125)

Melatih Ketaatan Kepada Allah

Kalau dalam hadis di atas mereka diberi hiburan mainan supaya terlena bermain sesudah itu mereka menyempurnakan puasanya.

Tips lain yang sanggup dilakukan adalah mengajak anak makan sahur bersama dengan keluarga supaya punyai kekuatan untuk berpuasa. Menu makan sahur pun diusahakan dibikin yang punya kandungan lemak dan tambahan susu. Kalau mereka telah rela berpuasa, maka berilah terhadap mereka semangat dan penghargaan, bahkan kalau telah berhasil berpuasa satu hari penuh. Penghargaan tidak kudu bersifat tambahan duwit saku namun sanggup juga bersama dengan menambahkan menu teristimewa kesukaan anak pas berbuka. Tips terakhir, berbuka puasa dipilih bersama dengan yang manis-manis sebab sanggup mengembalikan kekuatan terhadap anak, semisal bersama dengan kurma dan teh manis hangat.

error: Content is protected !!