PDIP Jawab Prabowo: Kami Tidak Pernah Ajarkan Bung Karno Milik 1 Partai

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat memberikan respons terhadap pernyataan Presiden terpilih RI 2024-2029 Prabowo Subianto mengenai Presiden pertama RI, Soekarno atau Bung Karno, yang bukan hanya milik satu partai saja.

Djarot mengingatkan bahwa Bung Karno yakni pendiri Partai Nasional Indonesia (PNI), yang yakni cikal bakal dari PDIP.

“Di dalam setiap pengajaran kader dan sekolah PDI Perjuangan spaceman senantiasa diajar Bung Karno yakni penggali Pancasila, proklamator dan bapak bangsa Indonesia,” kata Djarot, ketika dikonfirmasi, Jumat (10/5/2024).

Namun, ia menegaskan, bahwa PDIP tak pernah mengajarkan bahwa Bung Karno yakni milik salah satu partai saja.

“Namun milik bangsa Indonesia pun beliau yakni milik dunia sebab jasanya amat besar dalam berjuang melawan nekolim untuk kemerdekaan bangsa-bangsa terjadi di asia dan afrika,” tegas ia.

Oleh sebab itu, Djarot mengucapkan bahwa sangatlah wajar jika dalam setiap baliho, spanduk partai, atau atribut partai senantiasa terdapat gambar Bung Karno. Menurutnya, hal ini juga boleh dijalankan oleh partai politik lainnya jika berharap memasang gambar Bung Karno di baliho atau atribut partai mereka.

“Dalam hal ini, partai lain juga diizinkan untuk memasang gambar Bung Karno di baliho atau atribut partai mereka,” tambah Djarot.

Andreas PDIP: Tidak Ada yang Mengucapkan Bung Karno Milik Satu Partai
Sebelumnya, Politikus Senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira mengevaluasi pernyataan Presiden terpilih RI 2024-2029 Prabowo Subianto, soal sosok Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno bukan milik satu partai amat bagus.

Dikenal, Prabowo mengatakan, Bung Karno bukan hanya milik satu partai saja. Sang proklamator RI hal yang demikian yakni sosok milik semua masyarakat Indonesia.

“Baik sekali apa yang diperkenalkan Pak Prabowo,” kata Andreas Hugo, ketika dihubungi merdeka.com, Jumat (10/5/2024).

Namun, ia merasa aneh dengan pernyataan Prabowo. Karena, Andreas Hugo menyebut tak ada satu partai pun yang mengklaim bahwa Bung Karno hanya milik salah satu partai saja.

“Tidak ada yang mengucapkan Bung Karno milik satu partai,” imbuh ia.

error: Content is protected !!