Organisasi Pemantau HAM Sebut Israel Sengaja Melindas Warga Palestina dengan Tank

Organisasi pemantau hak asasi manusia slot777 Euro-Med Human Rights Monitor menyatakan pasukan Israel berulang kali membunuh warga Palestina di Jalur Gaza bersama sengaja melindas mereka pakai tank. Dalam laporan tertanggal Senin, 4 Maret 2024, organisasi HAM itu mengecam kejahatan tersebut, yang mereka gambarkan sebagai genosida.

“Kejahatan-kejahatan ini adalah anggota berasal dari genosida Israel pada warga Palestina di Jalur Gaza, kata kelompok hak asasi manusia, yang terjadi sejak 7 Oktober 2023,” kata Euro-Med, dikutip berasal dari web resminya.

Israel telah membombardir Gaza sejak 7 Oktober, sesudah Hamas melancarkan serangan lintas batas di Israel selatan yang menewaskan 1.139 orang. Pasukan Israel telah menewaskan lebih berasal dari 30 ribu orang di Gaza sejak itu, bersama 71.920 orang lainnya jadi korban luka-luka.

Sejumlah pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan bahwa rakyat Palestina di Gaza menghadapi risiko genosida. Begitu termasuk Mahkamah Internasional (ICJ) yang mengakui adanya risiko selanjutnya sementara bulan lalu mengadili persoalan Afrika Selatan melawan Israel mengenai tuduhan genosida di Gaza.

“Semua pelanggaran ini adalah anggota berasal dari upaya Israel yang lebih besar untuk jalankan dehumanisasi pada tiap-tiap warga Palestina di Jalur Gaza, kegunaan membenarkan dan menormalisasi kejahatan yang ditunaikan pada mereka,” kata Euro-Med. Organisasi yang bermarkas di Jenewa, Swiss itu melaporkan hasil pantauan mereka bahwa Israel telah sebagian kali melindas warga Palestina di beraneka lokasi Gaza.

Insiden yang mereka laporkan yakni pelindasan pada tenda milik satu keluarga di Khan Younis pada 20 Februari, seorang pria yang terutama dahulu ditangkap dan diinterogasi di kota Al Zaytoun pada 2 Februari, keluarga Ghannam yang tengah tidur di karavan di Khan Younis pada 23 Januari, dan tenda pengungsi di Beit Lahiya pada 16 Desember tahun lalu.

Organisasi selanjutnya termasuk mendokumentasi “banyak” insiden tank tentara Israel yang menghancurkan properti sipil, terutama mobil, selama serangan darat Israel ke beraneka lokasi di Jalur Gaza. “Sebagian besar serangan tank ini menargetkan kendaraan yang diparkir di jalan-jalan tanpa afiliasi militer apa pun, yang tunjukkan adanya penghancuran properti Palestina secara sengaja dan sistematis oleh tentara Israel,” katanya.

Euro-Med pun menyoroti bahwa Israel telah jalankan pembunuhan berencana, eksekusi di luar hukum, dan pembunuhan yudisial pada warga sipil Palestina sejak 7 Oktober. Tindakan-tindakan ini, kata mereka, termasuk kejahatan perang dan kejahatan pada kemanusiaan berdasarkan Statuta Roma di bawah Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Mencatat bahwa ICC belum mengambil alih tindakan hukum apa pun menyangkut kondisi ini, Euro-Med menuntut pembentukan pembentukan komite investigasi internasional mandiri berfokus pada operasi militer Israel di Gaza yang masih berlangsung. Organisasi itu termasuk meminta pelapor tertentu PBB mengunjungi Gaza sesegera kemungkinan untuk menyelidiki tindakan-tindakan Israel.

error: Content is protected !!