Kejagung Periksa Pihak Kedaung Propertindo Berhubungan Kasus Korupsi Komoditi Timah

Kejaksaan Agung (Kejagung) melaksanakan pemeriksaan terhadap pihak PT Kedaung Propertindo berkaitan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditi timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 hingga dengan 2022.

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana mempersembahkan, pemeriksaan hal yang demikian dilakukan pada Kamis, 17 Mei 2024 dalam rangka mendalami perkara yang menyangkut para tersangka.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat slot qris pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” tutur Ketut dalam keterangannya, Jumat (17/5/2025).

Adapun saksi yang diperiksa ialah HH selaku Perwakilan Direktur PT Kedaung Propertindo. Dia dimintai keterangan untuk tersangka Tamron alias Aon (TN alias AN) dan kawan-kawan.

Kejagung sebelumnya telah menyita satu unit rumah mewah milik tersangka Tamron alias Aon (TN alias AN) selaku beneficial ownership CV VIP dan PT MCN, berkaitan kasus tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditi timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 hingga dengan 2022.

“Selasa 14 Mei 2024 sekitar pukul 18.00 WIB, Regu Pelacakan Aset pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah menemukan satu unit rumah dengan luas 805 meter persegi milik atas nama tersangka TN alias AN yang berlokasi di Crown Golf Utara Nomor 7 Summarecon Serpong, Banten,” tutur Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Kamis (16/5/2024).

Menurut Ketut, properti satu unit rumah hal yang demikian didapatkan menurut jual beli pada 21 Juli 2018, yang kemudian regu melaksanakan penyitaan berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditi timah di wilayah IUP PT Timah Tbk tahun 2015 hingga dengan 2022.

“Berikutnya, Regu Penyidik akan terus menggali fakta-fakta baru dari barang bukti hal yang demikian guna membikin terang suatu tindak pidana yang tengah dilakukan penyidikan,” kata Ketut.

Sandra Dewi Diperiksa Lagi
Sebelumnya,Kejagung melaksanakan pemeriksaan kembali terhadap seniman Sandra Dewi berkaitan kasus dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022.

” bersangkutan masih kita periksa sebagai saksi,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi ketika sua pers, Rabu (15/5/2024).

Kuntadi menerangkan bahwa pemeriksaan kali ini, menyasar pada perjanjian pranikah soal pemisahan harta dengan Harvey Moeis. Sebagaimana sempat diungkap oleh regu kuasa tata tertib, setelah sang suami Sandra ditetapkan tersangka.

error: Content is protected !!