Kasus Korupsi Timah Kejagung Tegaskan Sandra Dewi Masih Berstatus Saksi Belum Tersangka

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menegaskan status istri dari tersangka Harvey Moeis, Sandra Dewi masih sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditi timah di wilayah IUP PT Timah periode 2015-2022.

Hal itu menyusul kabar yang disebarkan akun media X @opposite6892, dengan menyebut kalau Sandra Dewi sudah menjadi tersangka dalam kasus korupsi Timah menyusul suaminya Harvey Moeis.

“Belum ada pernyataan sah dari penyidik dalam penetapan tersangka yang bersangkutan. Artinya hingga dikala ini masih status yang bersangkutan sebagai saksi,” kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana dikala dihubungi Rabu (5/6/2024).

Ketut mengimbau agar masyarakat lebih jeli dalam mendapatkan kabar, dengan menetapkan sumber yang kredibel. Agar tak gampang percaya terhadap kabar yang tersebar di media sosial.

“Jikalau kalau nanti ada perubahan status terhadap slot 77 yang bersangkutan pasti akan kami infokan. iya (Masih saksi), tadi kan udah ngomong hingga dikala ini statusnya masih saksi,” ujarnya.

Adapun berdasarkan catatan merdeka.com, dikenal sempurna Sandra Dewi istri dari tersangka Harvey Moeis sudah diperiksa sebanyak dua kali. Tepatnya pemeriksaan pertama pada Kamis (4/4) lalu, dan kedua Rabu (15/6) kemarin.

Kerugian Negara Capai Rp300 Triliun
Untuk dikenal, dalam kasus ini sudah dikenal hasil audit dari lembaga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap kasus hal yang demikian, dari hasil permulaan Rp271 triliun menjadi Rp300,003 triliun

Kemudian untuk kasus ini, sempurna tersangka masih 21 tersangka yang diatur Kejagung. Mereka diduga saling bekerjasama dalam pengerjaan menjalankan bisnis timah ilegal, berikut namanya;

1.Direktur Utama (Dirut) PT Timah Tbk 2016-2021, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPT)

2.Direktur Keuangan PT Timah Tbk 2018 Emil Ermindra (EE)

3.Eks Direktur operasional PT Timah Tbk. Alwin Albar (ALW)

4.Komisaris PT Stanindo Inti Perkasa, Suwito Gunawan (SG)

5.Direktur PT Stanindo Inti Perkasa, MB Gunawan (MBG)

6.Dirut CV Venus Inti Perkasa (VIP), Hasan Tjhie (HT)

7.Eks Komisaris CV VIP Kwang Yung alias Buyung (BY)

8.Dirut PT SBS, Robert Indarto (RI)

9.Pemilik manfaat atau benefit official ownership CV VIP, Tamron alias Aon (TN)

10.Manager operational CV VIP, Achmad Albani (AA)

11.Dirut PT Refined Bangka Tin (RBT), Suparta (SP)

12.Direktur Pengembangan PT RBT, Reza Andriansyah (RA)

13.General Manager PT Tinindo Inter Nusa (TIN), Rosalina (RL)

14.Manager PT Quantum Skyline Exchange (QSE), Helena Lim (HLN)

15.Pihak Swasta, Toni Tamsil

16.Harvey Moeis (HM) sebagai perpanjangan tangan dari PT RBT

17.Hendry Lie (HL) beneficiary owner

18.Fandy Lingga (FL) sebagai marketing PT Tinindo Internusa (TIN)

19.SW selaku Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2015–2019

20.BN sebagai Plt Kadis ESDM Bangka Belitung pada 2019

21.AS selaku Plt Kadis ESDM Bangka Belitung

22.BGA (Bambang Gatot Ariyono) selaku mantan Dirjen Minerba Kementerian ESDM periode 2015-2022.

error: Content is protected !!