Jelang Idul Adha, Ribuan Sapi Disebut Mengurusi Izin Untuk Masuk ke Kota Depok

Jelang Idul Adha, Ribuan Sapi Disebut Mengurusi Izin Untuk Masuk ke Kota DepokDinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, mengerjakan pendataan kepada binatang ternak asal luar wilayahnya.

Tercatat sebanyak 1.150 ekor sapi mengajukan izin untuk masuk ke Kota Depok.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Binatang DKP3 Kota Depok, Dede Zuraida mengatakan, DKP3 Kota Depok berusaha mengerjakan pengawasan lalu lintas binatang. Hal itu mengingat, seperti pada tahun sebelumnya, sejumlah pedagang binatang kurban menjual binatang yang berasal dari luar Depok, selain dari Kota Depok.

Kami mengerjakan pengawasan lalu lintas binatang, binatang yang masuk dan yang keluar, baik dari Depok poloclubapt.com maupun luar Depok,” ujar Dede, Selasa (21/5/2024).

Dia menerangkan, pengawasan tersebut akan diperkuat surat edaran yang akan diwujudkan Wali Kota Depok, kepada aparatur kecamatan, kelurahan, maupun pedagang. Untuk itu, Nantinya, DKP3 Kota Depok akan membantu mengerjakan sosialisasi surat edaran tersebut.

“Mungkin pekan depan kami akan sosialisasi kepada camat dan lurah,” jelas Dede.

DKP3 Kota Depok mengakui, sejak sebagian bulan lalu telah menerima adanya pengajuan rekomendasi dari pelaku usaha binatang kurban. Pengajuan tersebut berkaitan binatang ternak yang akan masuk dari luar tempat ke Kota Depok.

“Sementara, untuk pengajuan rekomendasi sekitar 1.150 ekor sapi,” ucap Dede.

Puluhan Ribu
Pada tahun lalu, DKP3 Kota Depok telah mengerjakan pendataan kepada binatang kurban yang beredar di Kota Depok.

Adapun jumlah binatang sebanyak 10.484 binatang kurban yang ada di Kota Depok.

“Pemasukan Binatang Kurban 2023, yakni 9.334 ekor sapi, 1.100 ekor kambing, dan 50 ekor domba,” jelas Dede.

DKP3 Kota Depok mengingatkan kepada para pelaku usaha yang berharap berjualan dan membuka lapak binatang kurban, sepatutnya minta rekomendasi dari Kecamatan dan kelurahan.

Nantinya, sesudah menerima rekomendasi tersebut, akan dikasih sejumlah ketentuan yang sepatutnya ditiru pemilik lapak usaha binatang kurban.

“Iya, pengusaha lapak sepatutnya ada ijin lapak dari kecamatan menurut rekomendasi dari kelurahan,” kata Dede.

Akan Diawasi
Dede mengungkapkan, pelaku usaha binatang kurban yang mendatangkan binatang dari luar Depok, sepatutnya mematuhi sejumlah ketentuan. DKP3 Kota Depok akan mengawasi lalu lintas binatang dengan dilengkapi Akta veteriner.

“Kecuali itu, binatang asal luar Depok sepatutnya memiliki Surat Keterangan Kesehatan Binatang dari tempat asal, dan melampirkan telah di vaksinasi PMK, Antraks dan LSD,” ungkap Dede.

Berhubungan binatang ternak yang akan diwujudkan kurban di Kota Depok, DKP3 Kota Depok telah mengerjakan vaksinasi anthrax, PMK dan LSD. Pemeriksaan tersebut yakni atas permohonan peternak sendiri.

error: Content is protected !!